Description:Yang tinggal di jepang tentu tahu yang namanya “Natto”, Termasuk saya yang sudah lama tinggal disini. Menurut saya, natto seperti tempe yang tidak jadi….tapi bedanya masih lebih enakan tempenya Indonesia, walaupun enggak jadi sekalipun. Kalo belum tahu, bisa coba klik informasinya di
http://en.wikipedia.org/wiki/NattoNatto adalah makanan jepang yang terbuat dari kedelai (soybeans) yang difermentasikan. Disini, orang jepang sangat menyukainya, terutama tuk makan pagi. Tinggal meletakkan natto yang biasa dibeli di supermarket(lengkap dengan “tare” sausnya) diatas nasi panas. Udah deh…tinggal melahapnya. Cocok untuk orang yang tergesa-gesa mau berangkat ke kantor.
Adapun dengan saya, walaupun dah lama tinggal di Utsunomiya, Natto masih saja belum seberapa terjamah…Ehm kalo dihitung-hitung mungkin baru 3 kali saya makan Natto setelah hampir 5 tahun tinggal. Alasannya Natto agak berbau (lebih bau daripada tempe busuk??) dan lagi agak pahit.
Tapi gitu2 gitu, menurut informasi banyak kandungan gizi yang ada didalamnya….So…kemaren coba2 beli….lagian kalo beli, pasti lebih dari 1 pack karena memang sudah 1 paket dengan harga segitu…
Kemudian browsing sana-sini, akhirnya ketemu Natto yang dimodifikasi dengan teri. Ehm, lumayan…daripada “sonomama” makannya…
Ingredients:Natto 2 pack
Tare (saus natto) 2 pack
Bw putih 1 siung
Terigu 3 sdm
Telur 1
Katakuriko (Starch) 1 sdm
Air 100 ml
Minyak tuk menggoreng
Directions: Cincang bawang putih, sisihkan.
Campur natto, tare, bw putih dan teri. Sisihkan.
Kocok telur, kemudian masukkan terigu, katakuriko dan tambahkan air. Campur sampai rata.
Masukkan kocokan telur kedalam campuran natto dan goreng sampai kecoklatan.
Siap dihidangkan.