ika's posts with tag: serba-serbi

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag serba-serbi



Ini kejadian yang sudah terlampaui kita berdua di awal bulan kemaren ketika suamiku aplikasi visa China. Sempat juga membuat sport jantung......

 


 

“Walah.....kenapa ya rekomendasi undangan utk syarat aplikasi visa China belum juga ada kabar dari penyelenggara APCMP ya???”, kata suamiku, disela-sela membuka komputer ketika memeriksa beberapa email yang masuk. 

APCMP(Asia Pacific Conference on Material Processing) adalah konferensi proses material seAsia Pasifik yang diadakan di Guilin-Guangzhou, China. Rencananya, konferensi ini diadakan pada 15 s/d 20 Juni 2008.

 

“Padahal sudah 2 mingguan aku minta rekomendasi undangan ke pemerintah China via pihak penyelenggara itu......Udah pake judul email yang TOP URGENT lagi.....”, kata suamiku lagi sambil ngedumel...

“.HIS juga gitu, kenapa enggak bisa nyelesaikan urusan ini, kalo memang enggak bisa pake visa business karena ribet, yo wis pake aja visa turis apa susahnya??”, kata suamiku...

HIS, adalah salah satu travel agent di jepang, yang mana suami membeli tiket ke Guilin dengan harga murah.

 

“Udahlah, tunggu aja yang sabarrrr...,” sahutku sambil menyuap Aisyah.

Padahal dihatiku, aku juga mulai was2 wong konferensi tinggal dua minggu lagi, kok belum ada tanggapan dari China, padahal paper suamiku masuk 2 topik di konferensi tersebut.

Sedangkan aku bersama Aisyah, rencananya tanggal 7 Juni, mau mudik.....padahal mudik ini juga karena selain memang rindu ama keluarga, juga daripada diUtsunomiya cuman berdua ama Aisyah, ditinggal seminggu ke Guilin China ama suami...ya lebih baik pulkam....apalagi ongkos pesawat pas murah.....

 

“Udah coba tanya ama orang jepang aja....sensei kali tahu...” ujarku.

“Wah...ya beda..kita ama orang jepang....orang jepang bebas visa, dalam waktu tidak melebihi 15 hari sejak masuk di wilayah China. Enak tho...kalo jadi orang Jepang” kata suamiku....

“Makanya percuma juga kalo mau nanya ama orang jepang, wong HIS aja enggak bisa nyelesaikan ini,.....katanya masih harus ada berkas yang diperlukan, jadi urusan visa jadi mandek sampai sini.....Padahal kata mereka ngurusnya 7 s/d 10 hari...,” sahut suamiku...

”Trus gimana dong...” tanya suamiku lagi..

“Udah tanya ama orang China yang dilabmu...,”tanyaku…

“Udah, ya ini..aku diberi alamat yang biasa ngurus visa China di Tokyo…..tapi aku harus nunggu dulu jawaban dari APCMP dulu,” Entar sudah keburu kesana, ternyata bisa dihandle ama APCMP, “ jawab suamiku…

“Ya udah, kalo gitu…telpon gih ke APCMP sekarang aja..., kali lebih enakan ditelpon, lebih cepat tahu jawabannya…kali mereka sibuk tuk mempersiapkan konferensi ini sampai enggak bisa ngejawab email mas”, kataku lagi.

 

Ternyata setelah menelpon dan mendapat balasan email dari APCMP, berkas yang diminta suamiku tidak bisa dipenuhi…mereka cuman menyarankan pake aja visa turis….

 

“Lha, kalo seperti ini dari dulu kek diberitahu....aku segera ngubahnya,” sahut suamiku, setelah mendapat balasan dari APCMP.

“Wong waktu ke Australia dan Korea, karena aku ada konferensi, pake visa business, bisa dapet juga yah....apalagi kamu khan cuman pengikut, juga bisa dapet visa business, “ ujar suami sambil meminta persetujuan dariku.

“Tapi tak apalah...mau visa apa aja yang penting bisa masuk ke China...wong jadi speaker di APCMP....kok enggak bisa dapet visa, “ sungut suamiku lagi...

 

Setelah yakin, APCMPpun tidak bisa ngasih solusi mengenai syarat yang diminta visa business, suami kemudian menarik aplikasi visa dari HIS. Sebetulnya JTB(yang juga salah satu travel agent di jepang) bisa ngusahain visa China, tanpa harus ke Tokyo. Tapi berhubung sudah enggak tahan lamanya pengurusan via travel agent, suamiku pergi mengurus sendiri di suatu biro di Tokyo yang alamatnya diberi teman China.

Alhamdulillah kurang lebih 3 hari, visa China sudah didapat suamiku...lewat kakitome(surat tercatat) dari biro tersebut. Dan akupun bisa bernapas lega, untuk mudik bersama Aisyah tanpa dibebani problem suami mengenai visa China.....

 

 

Utsunomiya, 1 Juli 2008


Note: Informasi mengenai visa China bisa dilihat di:

         http://www.fmprc.gov.cn/ce/ceindo/indo/lsqw/t341122.htm

  

 

 


ReviewReviewReviewReviewBatik GatesJun 3, '08 12:10 AM
for everyone
Category:Other
CELAH
WWW.INILAH.COM

14/05/2008 22:23 WIB

BATIK GATES

M. Ichsan Loulembah

LELAKI itu tidak selesai kuliah. Waktu muda tubuhnya kerempeng, dan ringkih. Kini pengaruhnya amat besar bagi dunia. Namanya sering menempati urutan teratas orang terkaya di dunia. Paling sial dia berada di urutan ketiga.

Bill Gates, Chairman Microsoft Corp, datang memberikan ceramah yang diminati banyak segmen di masyarakat. Bukan untuk menjelaskan mengapa perusahaannya terus berupaya 'menelan' icon dunia internet seperti Hotmail
dan Yahoo! yang masih jadi pembicaraan.

Jumat itu (09/05/08), Gates datang untuk sebuah pemaparan tentang masa
depan internet dan manfaatnya bagi sebuah komunitas, pengelolaan negara,
bangsa, bahkan dunia. Namun, bukan itu yang menjadi fokus artikel pendek
ini.

Pakaian yang membalut tubuh pria berkacamata itu yang justru menarik perhatian saya. Bill Gates memakai batik!

Wajah seriusnya nampak padu dengan pilihan batik bercorak padat. Pemakaian
batik itu ternyata inisiatif para pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN). Sebuah tindakan yang penting, strategis, dan sadar pemasaran.

Peristiwa Gates berbatik dapat dilihat dari beberapa sudut.
Pertama; walaupun pernah juga digunakan para pemimpin APEC beberapa tahun
lalu, Gates tetaplah icon penting. Bahkan jauh melampaui pengaruh para
pemimpin formal tersebut.

Dia diperhatikan, bahkan menjadi teladan segala usia. Sehingga foto salah satu figur penting di sektor teknologi informasi ini segera terpampang di dunia maya. Dan akan mengalami reproduksi berlipat-lipat.

Kedua; karena backbone generasi internet adalah anak muda, tentu sebuah
kampanye yang menarik. Para praktisi pemasaran tentu amat mafhum bahwa
anak muda adalah segmen pasar yang sangat atraktif, dan dinamis.

Bukan itu saja, selain terus bertumbuh, anak muda sering menjadi penentu
kecenderungan. Bahkan bagi pasar dewasa sekalipun.
Gates, menambah deretan pesohor dunia, setelah Nelson Mandela dan batiknya. Walau berkarakter beda, keduanya pesohor dengan pengagum melintasi batas apapun.

Ketiga; seharusnya "momentum Gates" pakai batik tidak lewat begitu saja seperti pemimpin APEC dan Mandela pakai batik, tempo hari. Justru harus dijadikan sebuah momentum untuk gerakan yang lebih besar. Sebuah gerakan pemasaran atau promosi perdagangan internasional.

Pemerintah - dalam hal ini kementerian perdagangan - merumuskan sebuah
proyek pemasaran dengan cara yang tidak biasa. Karena selama ini cara berpromosi kita terlampau biasa; pameran, eksibisi, pertunjukan, dengan tulang punggung pelaksana para staf KBRI plus birokrat Departemen Perdagangan.

Keempat; walaupun memiliki banyak kekayaan budaya yang dapat dijadikan komoditas, batik paling layak dijadikan prioritas. Karena sebagai busana,
batik bisa menjadi produk massal. Juga mewakili keragaman corak berdasarkan etnisitas bangsa kita.

Bayangkan, pemakaian batik sekarang jauh lebih meriah dan massal dibanding
satu dekade yang lalu. Ada lagi bedanya; dulu lebih sering dipakai pada acara formal, sebagian bahkan 'setengah kewajiban'.

Kini, batik secara sukarela menjadi bagian dari mode segala lapisan ekonomi, sosial, dan usia. Bahkan kafe dan diskotik pun tak kuasa menahan laju batik.

Sudah waktunya batik dipakai oleh semua pejabat dan birokrat pada garis depan pergaulan dunia. Mulai dari para diplomat kita diberbagai belahan bumi.

Sampai utusan resmi kenegaraan pada setiap agenda bilateral, multilateral,
perundingan politik, negosiasi dagang, dan konferensi penyelamatan lingkungan.

Bangsa-bangsa lain, jamak melakukannya. Utusan resmi India, Pakistan, bahkan Filipina, apalagi negara-negara Afrika, kerap menggunakan busana nasional di setiap forum internasional yang mereka ikuti.

Selagi menuntaskan kolom ini, mata saya tertumbuk pada dua gambar. Yang
satu memuat foto Bill Gates berbalut batik bercorak pisang Bali. Satunya lagi memuat tampang Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik tersenyum
lebar dengan jas lengkap dalam iklan Visit Indonesia Year 2008.


Penulis adalah Anggota Dewan Perwakilan Daerah


Blog EntryCerita tas plastik hitamnya si Dia....May 16, '08 3:55 AM
for everyone

Di Indonesia, tas plastik alias kresek jadi alat yang vital untuk membungkus belanjaan. Baik di pedagang kaki lima, supermarket sampai mal sekalipun, tas plastik memegang peranan penting tuk membungkus barang belanjaan.

Lain dengan di Indonesia, di Australia, orang2 yang berkunjung di supermarket sudah mulai dianjurin tuk membawa tas khusus tuk belanja, yang juga dijual di supermarket tersebut. Tas itu bisa dipake berulang-ulang.

Di jepang, barang belanjaan biasanya dibungkus tas plastik(kresek) putih. Sangat jarang dijumpai tas kresek yang berwarna tuk membungkusnya. Jadi saya sedikit heran…Beberapa tempat supermarket di jepang juga menawarkan point tertentu apabila membawa tas belanjaan sendiri dari rumah….

Memang sih, kalo kita membeli baju di fashion shop ato obat di kusuriyasan, tas yang membungkus kadang2 bukan berwarna putih, tapi tas plastik(kadang bahannya bukan seperti tas kresek, lebih tebal) dengan warna dan logo dari fashion shop ato toko obat tersebut.Tapi sebagian besar, mereka menggunakan warna tas kresek, putih.

Makanya saya sedikit bingung ketika saya akan menggunakan tas kresek warna hitam (habis membungkus oleh2 dari Indonesia), tuk membuang sampah di sini. Maklum saya sering melihat mereka menggunakan tas plastik (kresek) putih sehabis beli barang dari supermarket ato tas khusus buang sampah (yang besar dengan ukuran tertentu). Saya jadi enggak jadi memakainya tuk membuang sampah…Malah tas kresek hitam itu kubuang ke tempat sampah yang dilapisi tas kresek putih. Dan dengan tas kresek putih itu, kubuang sampah hasil dapur...

Sungguh mengherankan Indonesia kreatif tuk bikin tas plastik alias tas kresek dengan beragam warna…Mulai dari putih, merah, biru, hijau…. sampai belang2 hitam putih…Kenapa ya kok warna warni hanya tuk beli sayur??.....Padahal mungkin biaya lebih mahal, karena memproduksi dengan warna yang bermacam-macam....

Tapi saya sedikit kaget, ketika akan membeli maaf, pembalut di suatu supermarket terkenal di sini....Yang biasanya mereka menggunakan tas kresek putih, ternyata tuk membungkus yang satu ini memakai tas kresek warna hitam...Mungkin supaya kita enggak malu kali ya???




Utsunomiya, 16 Mei 2008


Note:
Kusuriyasan-toko obat



Blog EntryHayo tebak....Salon buat siapa???...May 2, '08 8:09 AM
for everyone

 

 

Suatu hari, dihari minggu, kulihat beberapa surat yang memenuhi kotak surat. Sampai2  sewaktu mengambilnya, enggak bisa dibuka kotaknya. Mungkin terlalu penuh...ditambah lagi beberapa pamflet penawaran jasa. Satu2 kubaca, beberapa iklan di pamflet itu, diantaranya ada yang menawarkan taiyaki, service pipa air ledeng dan satu lagi iklan yang berisi gambar depan, anjing.

 

 

 

 

Taiyaki, disini sebangsa wafel yang berbentuk ikan dengan berbagai macam isi. Bisa ang(kacang merah), custard cream atau okonomiyaki. Biasanya enak dimakan kalo hangat2, lebih enak lagi disantap pas musim dingin. Setelah saya baca pamflet tersebut, ternyata tempatnya sama dengan tempat yang sering kukunjungiku. Pemilik toko Taiyaki, adalah orang Indonesia yang menikah dengan orang Jepang. Kalo dilihat, jarak toko dan apato saya lumayan jauh, mungkin kalo naik mobil, 15 menit.

 

Pamflet yang lain, menawarkan beberapa service pipa air ledeng apabila mengalami kebuntuan dan kerusakan. Seperti pipa cucian dapur, yang sering mengalami kemampetan karena banyaknya minyak dan kotoran dapur. Selain itu, servis WC juga  merupakan kegiatan rutin dari servis yang ditawarkan.

 

Dan satu lagi, yang membuat saya mengerutkan dahi, pamflet yang terakhir yang saya baca. Halaman 1, berisi gambar Anjing dengan hair stylenya. Kupikir, pasti ini salon anjing. Maklum di Jepang, memelihara anjing menjadi hal biasa kebanyakan orang jepang. Bagi pemilik anjing, menu wajib tuk anjing mereka, biasanya pagi ato sore hari, taklupa mengajak "sampo" anjing-anjing mereka. Sehingga sering kujumpai, salon binatang ato klinik binatang, seperti salon anjing yang kujumpai di BellMall (salah satu supermarket besar di Utsunomiya). Salon anjing yang biasa kutemui, juga menawarkan seperti salon2 orang..ada creambath, perawatan kuku dll.....

 

Kembali lagi ke pamflet yang membuat mengernyitkan dahi....Setelah kubalik halaman kedua, he..he..he...ternyata salon buat orang tho......Wah, kalo sampai dibikin di papan reklame di jalan, pasti bikin bingung orang yang berkendaraan cepat.....malah mungkin enggak ngerti maksud iklannya. Ada2 aja...salon potong rambut orang, kok “ikon”nya anjing.....mbok ya cewek cantik....

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Utsunomiya, 2 Mei 2008-

 

 

 

 

Note:

Sampo, ngajak jalan2

 

 


Tersenyum^senyum, aku mendengar cerita si Puan. Yang merupakan pengalaman dia sepulang dari Indonesia.  Padahal uang 1 man(10.000) yen yang dibawanya, bisa buat beli apa-apa, apalagi cuman buat beli minuman pelepas dahaga yang cuman 150 yen, pasti ada kembaliannya. Walaupun setelah dipake untuk membeli tiket bis ke Utsunomiya (4000 yen).....

 

Catay Pasific yang ditumpangi Puan mendarat di Narita, kurang lebih jam 9 malam. Setelah melalui pemeriksaan imigrasi, Puan segera menuju loket pembelian tiket bis ke Utsunomiya. Ternyata bis ke Utsunomiya terakhir sudah berangkat. Akhirnya Puan memutuskan untuk menginap di bandara Narita di lantai 1, kedatangan. Polisi bandara mempersilahkan Puan tidur di sofa panjang, yang berada di depan kamar polisi bandara. Yang menginap tidak diperbolehkan kemana-mana setelah jam bandara tutup dari jam 10 malam sampai 5 pagi. Diperbolehkan hanya ke kamar mandi. Itupun diperiksa identitas  (paspor) dan tiket pesawat (bagi yang mau pergi ke luar negara) oleh polisi. Ternyata tidurpun dijaga.....

 

Takterasa Puan haus. Dipegangnya uang cuman 1 man yen tadi (maklum uang recehan dan uang kertas 1000 yen terakhir, sudah dibelikan sesuatu sewaktu akan pulang ke Indonesia). Bergegaslah Puan ke jidouhanbaiki (mesin penjual otomatis) yang berada didekat sofa panjang. Terkejut dia, ternyata uang yang boleh dimasukkan uang coin ( 10 yen, 50 yen, 100 yen dan 500 yen) dan uang kertas 1000 yen, yang selama ini tak terlalu diperhatikannya. Dihampirinya polisi bandara yang menjaga, untuk minta pertolongan, kali2 punya uang kecil. Ternyata pak polisi, bilang ndak ada.....entah memang enggak punya uang kecil ato enggak ngerti maksud si Puan. Maklum sepulang dari Indonesia, si Puan jadi lupa bahasa jepang. Sebetulnya ada kran air yang bisa diminum(drinking fountain), namun tak terbiasa. Akhirnya Puan cuman bisa memandangi jidouhanbaiki dan memegang uang 1 man yen, tanpa bisa melepas dahaganya sampai keesokan harinya. Nasib....nasib.....


Blog EntryMy Little Girl, AISYAH…..Dec 29, '07 8:51 PM
for everyone

 

 

 

 

Akhirnya kami menjadi keluarga kecil. Setelah sekian lama, kami memutuskan untuk mengadopsi bayi perempuan sejak lahir (16 Juni 2007), yang diberi nama :

 

 

 

     AISYAH AINI HARJANTI

 

 

 

 

 

Aisyah, artinya: alive and prosperous (in Arabic)

Aini, artinya: spring (in Arabic), sedangkan,

Harjanti, artinya : unggul (in Javanese)

 

Semoga, Aisyah menjadi anak yang sholihah, berguna bagi agama, nusa, dan bangsa.

 

2 bulan pertama kudampingi dia dalam masa pertumbuhannya di Surabaya, tapi bulan Agustus aku harus mau enggak mau balik lagi ke Utsunomiya. Karena eligibility letter Aicyan (panggilan Aisyah) belum ada ditangan, jadi aku balik sendirian. Kasihan dia….Aisyah kutinggal 2,5 bulan dan dititipkan sementara ke orang tuaku di Surabaya. Akhirnya, di bulan Nopember, aku balik ke Surabaya untuk membawa Aisyah menemani ku dan mendidik sendiri bersama suami disini.

 

Mungkin rejeki Aicyan, semua urusan administrasinya berjalan lancar tanpa halangan sedikitpun. Urusan eligibility letter yg biasanya memakan waktu 3 bulan di Imigrasi Tokyo, ditempuh hanya 1,5 bulan. Itupun lampiran surat adopsinya dari PA Lamongan diterjemahkan ke Japanese oleh suami hanya di halaman pertama dan terakhir dari 10 halaman. Terus pengurusan Imigrasinya lancar di Surabaya memakai imigrasi online, walaupun aku penduduk Tangerang Banten.  Namun, waktu urus Visa di Konsul Jepang Surabaya ditolak karena KTP dan KSK ibunya Banten, harus ke Konsul Jepang Jakarta. Alhamdulillah di Jkt pun lancar tanpa diminta balik karena dokumen yg tidak lengkap.

 

Alhamdulillah sejak 3 Dec 2007 di Utsunomiya, Aicyan sehat2 saja.... Mudah2an pada bulan Januari depan sehat juga selalu......maklum  bulan terdingin di sini.

 

 


Blog EntrySiapa akuOct 1, '07 8:29 AM
for everyone

Banyak orang bilang, siapa tak kenal maka tak sayang, hi…hi…akhirnya kena juga tuh aku dari kiriman teman2. Aku tidak tahu bermula dari siapa nih bisa muncul tag berantai. Bermula dari mbak Titi, eh dilanjutkan mbak Vita, akhirnya jadilah sebuah PR yang harus dikerjakan.

 

Ya, dibela^belain deh ngerjakan PR yang satu ini, buat meramaikan suasana, he…he…walaupun sedikit malessss dan agak enggak moody, maklum tenggorokan kena radang. Habis tenki yohonya (weather) di Utsunomiya lagi enggak mengenakkan kadang puanas kadang dinginnnn….mau pindah ke musim gugur kali ya…

 

Oke, sedikit yang bisa aku jelasin, siapa aku ini (hi…hi…hanya suami aja yang tahu siapa aku 99,9999 persen):

 

1.      Enggak suka lihat orang lemottttt, eh lambat.

Ndak tahu, kenapa kalo Ika lihat orang lemottt (kata orang jawa, enggak taktek-taktek), ehmmmm geram. Saking enggak serantannya (bhs jawa, sabar), pengen cepet mbantuin, supaya cepet selesai.

 

2.      Paling benci kalo disuruh menunggu, entah nunggu antrian yang berjam-jam ato nungguin teman yang jam ngaret kalo janjian. Sebaliknya aku enggak mau nyusahin orang dengan menunggu datangku kalo lagi janjian . Artinya aku selalu tepat waktu.

 

3.      Penggemar Es Cream.

Enggak lihat musim lagi dingin ato turun saljupun, kalo lagi pengen es krim, ya udah makan aja. Apalagi kalo lagi ada diskonan disini, ehmm bisa2 Ika akan ketoko itu beli es krim. Biasanya Ika akan mencoba es krim yang rasanya baru yang Ika belum pernah ngerasain sebelumnya.

 

4.      Paleng demen koleksi buku masakan.

Ehmmm untuk yang satu ini, Ika sering menggunting bagian resep masakan ditabloid yang Ika beli, sampai sekarang udah jadi 2 bendel dan Ika enggak tahu apa sampai sekarang masih tersimpan rapi. Maklum setelah pergi kesini(utsunomiya), ehmmm koleksinya jadi tidak terjamah lagi, belum lagi buku2 resep lain yang dibeli ditoko buku. Di sini, Ika paleng suka ngumpulin resep masakan dari Tairaya (toko supermarket disini).

Ehmmm, sayang walaupun aku sering ngoleksi, kadang belum sempat untuk try semua resep masakan tadi. Sebetulnya Ika paleng suka try resep masakan, hanya aja yang mau makan itu siapa?? Khan Ika cuman berdua aja. Kayak pengen bikin permen coklat dengan beberapa variasi ato bentuk, tapi suami enggak seberapa suka permen coklat. Jadi binunnnn siapa yang mau makan nih...

 

5.      Suka coklat

Untuk yang satu ini, maksudnya suka permen coklat. Kalo es krim coklat atau roti coklat, sebisa mungkin tidak dipilih Ika kalo ada pilihan rasa yang lain. Tapi kalo permen coklat, ehmmm siapa takut...Ika suka. Kalo disini Kitkat (eh...bukan promosi nih) ada beberapa macem rasa, rasa kabocha (pupkin), sakuranbo, lemon, strawberry, kitkat putih, kitkat coklat (standar) dan kitkat rasa teh hijau sudah Ika coba semua. Dari semua Kitkat yang aku suka kitkat strawberry. Ehmmmm tinggal kitkat rasa apa ya yang belum?? O,ya disini, permen coklat sekali masuk mulut, yang ada almondnya lah, yang ada kacanglah....Karena permen2 itu sekali masuk mulut, bisa enggak kerasa ngabisin satu plastik. He...he...  

 

6.      Panikkan

Enggak tahu bermula dari mana Ika jadi gampang panik. Pernah waktu suami mengemudikan digrogol yang lagi macet2nya, Ika sering memperingatkan suami supaya pelan2 (apa karena Ika biasa nyetir ya, jadi terlalu khawatir), dan sering nggupuhi(bhs jawa) suami kalo nyetir (maksudnya hati-hati ini itu....maklum banyak sepeda motor banyak yang menyerobot). Buntutnya sering ngerem mendadak..., padahal sebetulnya kita sudah hati2 hanya motor aja yang memang serobot sana-sini.

 

7.      Suka terus terang/blak-blakan

Mungkin karena Ika terlahir di Suroboyo (surabaya), jadi ya suka blak-blakan...Apa adanya.. Kalo ada masalah dengan teman, secepat mungkin diselesaikan dengan baik, enggak mau dipendam dalam hati, ehmmm entar jadi malah sakit hati, padahal yang bikin sakit hati enggak tahu kalo dia menyakiti kita. Rugi khan.......

 

8.      Gampang terharu

Tahu enggak, Ika paleng benci dengan perpisahan teman. Ya, kalo ada perjumpaan dengan teman yang baru, so pasti juga ada perpisahannya. Iya, enggak......apalagi tinggal disini khan enggak lama. Kalo sudah waktunya berpisah, ehmmm sudah bisa kebayang tangisan haru karena perpisahan. Ehmmm, sudah berapa kali enggak kerasa banyak tangisan haru yang keluar, maklum sudah beberapa teman mengucapkan say good bye....entah temen2 dari Indonesia (Bu Anas, Bu Nono, mbak Ratna, Bu Arin, Cici and Ana) belum lagi temen2 dari negara lain(Tania, Sahima, Nipa, Anne and Zairin).

 

Inilah sedikit mengenai siapa aku, ehmmm semoga bisa mengenal lebih dekat sebagai teman dan sahabat.

Oke, sekarang giliran Ika yang kasih PR buat temen2 dibawah ini:

Mbak Elsye di  http://elsyesjournal.multiply.com/

Ery di http://itsumoganbattery.multiply.com/

Mbak Dina di http://diyas.multiply.com/

Anne di http://duniapelangi.multiply.com/

Mbak Seri di http://junjungbuih.multiply.com/

Mbak Lenny di http://haloazka.multiply.com/

Iin di http://yasmin1076.multiply.com/

Bunda 3F di http://bunda2f.multiply.com/

 

Minta tolong ya ngerjain PR ini,おねがいします。。。。。。

 

O,ya dengan aturan tag sbb:

1. Each blogger must post these rules
2. Each blogger starts with eight random facts/habits about themselves
3. Bloggers that are tagged need to write on their own blog about their eight things and post these rules. At the end of your blog, you need to choose eight people to get tagged and list their names.
4. Don't forget to leave them a comment telling them they've been tagged and to read
ur blog

 

 

 

 

 

 

 


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help